Processor Smartphone Terbaru untuk Social Media Agar Lancar

Processor Smartphone Terbaru untuk Social Media Agar Lancar

Saat ini dunia media social semakin lama semakin menjadi kebutuhan utama masyarakat. Generasi Milenial saat melakukan aktifitas sering kali update status wa, update IG, Facebook dan lain lain. Nah karena itulah Geliat industri gadget yang begitu pesat kini kedatang­ an “tamu” baru. Bukan dari produsen perangkat smartphone atau tablet, melainkan tamu spesial pembesut prosesor. Siapa lagi kalau bukan Intel, yang selama ini dikenal menjadi otak di berbagai perangkat komputer. Ya, sejak tahun 2013 lalu Intel sudah efektif menginjakkan kakinya di dunia mobile (gadget). Kala itu, Intel memulai debutnya dengan mengotaki smartphone berbasis Android, antara lain Acer Liquid C1 dan Motorola RAZR i. Keduanya masih mengandalkan prosesor single­core namun dibekali teknologi Intel Hyper­Threading. Tak lama berselang, muncul Lenovo K900 yang datang dengan prosesor dual­core, juga dengan teknologi Intel Hyper­Threading.

Dari smartphone hingga tablet

Mungkin belum banyak yang tahu keberadaan prosesor Intel di pasar gadget. Sebagai salah satu pendatang baru, Intel dengan cepat beradaptasi. Hasilnya, prosesor Intel kini sudah bisa dinikmati di perangkat tablet. ASUS dan Samsung menjadi partner Intel untuk platform tablet melalui produk ASUS MemoPad dan ASUS Fonepad, serta Samsung Galaxy Tab 3 10.1. Kecepatan adap tasi tersebut juga dibuktikan dengan banyaknya aplikasi yang dapat dijalankan dengan optimal menggunakan perangkat berbasis Intel. Hal ini tentunya menjadi poin plus bagi Anda yang gemar mencoba banyak aplikasi di perangkat mobile.

Berbekal Intel Hyper-Threading

Lama berkecimpung di platform PC nyatanya cukup memiliki andil bagi Intel dalam menghadirkan prosesor mobile berkualitas. Mengandalkan prosesor Atom, Intel tetap membawa teknologi Hyper­Threading yang selama ini menjadi andalan, terutama pada perangkat notebook. Apa pengaruh teknologi ini bagi perangkat yang menggunakan? Intel Hyper­Threading yang ada dalam prosesor mobile sejatinya sama dengan yang ada pada notebook. Teknologi inilah yang bisa mengoptimalkan kinerja prosesor Intel sing le­core se­ 4/2014 tara prosesor dual­core non­Intel dan Intel dual­core setara atau lebih baik dari prosesor quad­core non­Intel. Selain jumlah core, ada hal lain yang juga perlu diperhitungkan, yaitu thread.

Pada Intel Atom single­core, biasanya memiliki dua thread, sedangkan pada Intel Atom quad­core tedapat hingga empat thread. Setiap thread tersebut dapat menjalankan hingga empat perintah sekaligus, seperti memutar musik, browsing, melihat foto, dan menjalankan sistem operasi. Karenanya, tak heran meski memiliki jumlah core lebih sedikit, kinerjanya setara atau bahkan mampu melampaui prosesor non­Intel dengan jumlah core lebih banyak. Tak hanya itu, teknologi Hyper­Threading juga sangat memengaruhi daya tahan baterai smartphone dan tablet karena teknologi ini hanya aktif ketika dibutuhkan saja. Ketika perangkat hanya menjalankan perintah ringan, prosesor bekerja dengan daya seminim mungkin sehingga terasa lebih efektif. Teknologi ini juga dapat berjalan secara otomatis tanpa mengharuskan penggunanya melakukan sesuatu.

Mendukung beragam OS

Satu lagi kelebihan mutlak yang dimiliki oleh perangkat mobile berbasis Intel. Tak hanya sistem operasi Android, prosesor Intel Atom untuk mobile juga mendukung sistem operasi Microsoft Windows terbaru, 8.1. Artinya, prosesor Intel sudah mendukung dua sistem operasi terpopuler saat ini lengkap dengan dukungan untuk menjalankan beragam aplikasi yang tersedia di masing­masing platform. Sebagai pelengkap, Intel juga membawa beragam fitur penting untuk smartphone dan tablet. Sebut saja dukungan untuk menangkap gambar pada kondisi minim cahaya, merekam video full HD, penggunaan dual­SIM card, hingga dukungan sistem operasi Android terbaru, KitKat

Via Teknorus.com